Saturday, June 17, 2006
Pindah Lagi
Akhirnya pindah lagi..semoga ini jadi alamat permanent (keep in touch ya..)

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 2:22 PM   2 comments
Wednesday, June 07, 2006
Halaman ini Di dedikasikan Untuk Korban Gempa Jogja-Jateng







Halaman ini didedikasikan untuk korban Gempa Jogja - Jateng
(tidak update sampai minggu ke -3 pasca gempa dalam rangka turut berduka)

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 7:40 PM   0 comments
Thursday, June 01, 2006
Daftar Posko Jogjakarta
Dibawah adalah alamat posko Besar Bantuan Bencana Gempa Di Jogjakarta
  • mohon Info ini di informasikan ke teman-teman relawan yang lain (kampus-kampus), posko-posko dan warga korban yang melapor ke posko-posko terdekat
  • Silahkan apabila ada kekurangan dapat anda tambahkan

Informasi Posko Besar Di Jogjakarta


  1. Kompas

    • Alamat : kota Baru, Stadion Kridosono (Didepan Grapari Indosat)
    • No.telp : 0274 553418/553417
    • Prosedur Pengambilan
      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi

    • Distribusi Barang diantar langsung oleh TIM Kompas
    • Harap sabar dan antri



  2. Telkom
    • Alamat : kota Baru, Stadion Kridosono (Didepan Grapari Indosat, disamping Kompas)
    • No. Telp : 0274 7476555
    • Prosedur Pengambilan

  3. Surat Permohonan dari RT/RW
  4. Alamat
  5. Contact Person/Telp
  6. Jumlah KK Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
  7. Kebutuhan
  8. Denah Lokasi
  9. Distribusi barang diambil sendiri oleh wakil warga/ Diantar Oleh Tim TELKOM
  10. Harap sabar dan antri


  11. Satkorlap DIY
    • Alamat : Kepatihan Kantor Gubernur DIY (di Malioboro)
    • No.Telp : 0274 7477730 / 7477731/ 7477732
    • Prosedur Pengambilan
      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi

    • Diambil langsung oleh warga yang berwenang
    • Antri terlalu banyak, antri seharian baru bisa dapat



  12. APAC
    • Alamat : Jl. Seturan, Ruko samping kampus YKPN
    • No. Telp : Tanya mas Basith 081328010296
    • Prosedur Pengambilan

      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK ? Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi


    • Distribusi barang oleh TIM APAC setelah survei VALID
    • Harap sabar dan antri



  13. Posko UGM

    • Alamat : Jl. BulakSumur 11A (Selatan Masjid UGM)
    • No. Telp : 0274 901234
    • Prosedur Pengambilan

      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
        Denah Lokasi

    • Distribusi barang Diambil sendiri atau diantar
    • Harap sabar dan antri


  14. Islamic Relief
    • Alamat : Ruko Casa Grande Depok Timur RingRoad Utara
    • No. Telp : -
    • Prosedur Pengambilan

      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi
      • Data Harus Valid, kalau bisabawa wakil warga

    • Data valid, barang langsung antar (Barang berupa Tenda, lampu, dsb)
    • Harap sabar dan antri



  15. Metro TV
    • Alamat : Jl. Cendana (Depan DIKTI)
    • No. Telp : 0274 514283 / 7497289
    • Prosedur Pengambilan

      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK ? Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi
      • Data Harus Valid

    • Distribusi barang oleh TIM Metro
    • Harap sabar dan antri


  16. Satkorlap Bantul

    • Alamat : Kantor Gubernur Bantul
    • No.Telp : 0274 367333
    • Prosedur Pengambilan

      • Surat Permohonan dari RT/RW
      • Alamat
      • Contact Person/Telp
      • Jumlah KK ? Kalau bisa rinci (cth; 43 balita, 2 bayi ..dst)
      • Kebutuhan
      • Denah Lokasi

    • Diambil langsung oleh warga yang berwenang
    • Harap sabar dan antri


    9. Nyusul… (to be Continued)


Info Lanjut hubungi manda 081 226 954 76

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 1:01 AM   0 comments
Monday, May 29, 2006
Bantuan yang Tidak Rata..
Sebelumnya saya menyaksikan beberapa Stasiun TV Swasta yang berhasil menghimpun dana miliaran rupiah, namun anehnya batuan tersebut belum mampu menyentuh semua korban!! Bahkan ada desa di imogiri yang mengaku belum mendapatkan apa-apa.

begitu juga dengan beberapa bantuan dari lembaga sosial sampai bantuan kemanusiaan dari luar negeri yang jumlah sangat besar, entah kenapa belum bisa menjangkau semua korban, terutama korban gempa yang ada di daerah pelosok. 90% lebih menumpuk di kecamatan (Bantul saja!) tapi entah kenapa tidak dapat didistribusikan.

Saya heran, ketika langsung meninjau dilapangan ternyata bantuan yang diberikan belum tersalurkan seperti yang diharapkan. Parahnya lagi, korban gempa di daerah Prambanan dan Klaten malah belum tersentuh bantuan yang berarti. Semua bantuan seolah-olah terpusat di Bantul (itupun hanya sampai di kecamatan saja, tidak menyentuh desa-desa).

Untungnya masih ada beberapa pihak swadaya yang peduli memberikan bantuan kedaerah-daerah terpencil. Meskipun masih sangat kurang.

Dari hasil pengamatan sementara, hal ini terjadi karena tidak ada komunikasi dan Koordinator Lapangan yang masih amburadul. Pihak pemberi bantuan dari luar Jogja, meskipun jumlahnya miliaran rupiah ternyata tidak mampu menyentuh daerah yang terpencil karena mereka tidak tahu keadaan lapangan. Sementara jumlah tenaga koordinator lapangan tidak memadai untuk menjangkau semua daerah bencana.

Para relawan yagn terjun langsung dilapangan (mahasiswa dan masyarakat Jogja yang tidak terkena bencana) sebenarnya mampu menjangkau daerah-daerah terpencil tersebut, namun karena keterbatasan dana akhirnya bantuan yang disalurkan tidak maksimal, hanya seadanya (biasanya dari sumbangan 'tidak seberapa' dari masyarakat Jogja dan dana swadaya mahasiswa sendiri)

Bantuan yang sangat-sangat diperlukan oleh korban gempa, setidaknya dalam jangka waktu seminggu ini sampai bantuan yang 'layak' dapat menjangkau mereka, adalah;

1. Tenda, terpal, Tempat berteduh --> Urgent! sebagian besar korban tidak punya rumah + cuaca sekarang hujan
2. Bantuan Logistik --> Urgent! Masakan siap dikonsumsi (bukan mie) dan air bersih
3. Perlengkapan lain-lain --> Lampu minyak (listrik masih padam), sandang dan obat2an

Hampir semua desa didaerah pelosok yang terkena musibah masih sangat kekurangan untuk 3 hal diatas.
Setidaknya mereka membutuhkan bantuan tersebut sampai infrastruktur sudah normal dan rumah-rumah sudah dibangun kembali.

Daerah Pleret sampai Segoroyoso belum mendapat bantuan yang layak!!
Masih banyak yang terpaksa mendirikan tenda (terpal seadanya) disamping kandang sapi dan bebek. Kondisi kesehatan sangat buruk..

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 11:33 PM   0 comments
Kondisi Terakhir Para Korban Gempa Jogja
Untuk wilayah Jogja utara dan Jogja kota, kerusakan tidak separah Jogja Selatan (bantul dan Imogiri), Prambanan, dan Klaten.

Pemandangan yang terlihat disepanjang Jalan Bantul sampai menuju desa sangat mengenaskan. Seperti yang disaksikan diTV, rumah-rumah sudah banyak yang rata dengan tanah (mungkin karena kebanyakan bangunan tua), sedangkan rumah-rumah yang masih berdiri sudah retak-retak dan terlihat tidak aman untuk ditempati.

Praktis sebagian besar warga tidak memiliki rumah (homeless) atau tidak berani menempati rumah mereka karena takut tertimpa bangunan. Para korban menempati tenda seadanya, meskipun sebagian besar masih sangat kekurangan tenda.

Sepanjang jalan, masyarakat yang terkena korban mendirikan posko-posko swadaya (biasanya tiap desa), setiap posko yang ada meminta bantuan dipinggir jalan kepada orang-orang yang lewat. Mereka terpaksa melakukan ini karena bantuan 'yang layak' sama sekali BELUM didapatkan. (Kok bantuan yang kabarnya puluhan milliar rupiah itu belum nyampe-nyampe ya..?!)

Para korban, terutama didaerah terpencil juga kesulitan mendapatkan logistik, karena tidak dapat membeli bahan pokok, dapur umum juga tidak tersedia. Kondisi dilapangan sungguh memprihatinkan (lagi-lagi dimana bantuannya!?)

Sejak hari minggu kemarin cuaca juga tidak bersahabat, setiap malam hujan sangat lebat, hal ini semakin menambah buruk kondisi para korban. Dengan sangat teramat minimnya tenda pengungsian akan membuat para korban semakin memprihatinkan, tanah yang becek, kekurangan logistik, tidak ada lampu dan obat2an potensi terjangkit penyakit akan sangat besar terutama bagi anak-anak.

Kondisi yang sama juga terjadi didaerah Prambanan dan Klaten, namun parahnya hingga senin kemarin mereka belum mendapat bantuan sedikitpun. Teman-teman yang menjadi relawan disana hanya bisa membantu seadanya, sehingga ada beberapa desa yang belum tersentuh bantuan sama sekali.

Bantuan yang layak dari pemerintah (atau lainnya) yang seharusnya sudah disalurkan 2 hari yang lalu sepertinya harus tertunda beberapa hari karena terpusat di Bantul dan koordinasi lapangan yang terlihat kacau.


Senin, 29 Mei, sudah banyak orang berdatangan ke Bantul dan sekitarnya. Ada yang hanya sekedar melihat-lihat kerusakan yang terjadi namun banyak juga rombongan relawan 'dadakan' yang langsung membawa bantuan ke desa-desa yang terkena bencana.

Rombongan relawan ini biasanya mengetahui daerah-daerah yang belum tersentuh bantuan karena informasi dari teman atau keluarga korban langsung, selanjutnya mereka langsung menggalang dana seadanya untuk segera disalurkan kedaerah yang membutuhkan.

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 11:28 PM   0 comments
Jogja Gempa!
eSabtu pagi, 27 Mei 2006, tepat pukul 06.00 gempa 5,6 - 5,9 skala ritcher terjadi tidak lebih dari 30 detik.

Lumayan kaget juga, padahal baru bangun tidur trus mau megang komputer. Didaerah saya (Selatan Jogja) tidak terjadi kerusakan yang parah. Awalnya dikira cuma gempa biasa (seperti tahun 2001), tidak destruktif. Sehabis gempa (kira-kira 10 detik) saya mencoba menghubungi teman-teman yang lain lewat handphone, ternyata seluruh jaringan mati, akhirnya saya kembali tidur lagi (santai banget ya..?!)

Gempa kedua terasa sekitar jam 8-an, tidak sekeras yang pertama, kemudian saya kembali tidur (!!). Tepat jam 9 pagi, tiba-tiba seorang teman datang ke kontrakan dan ngajakin ngungsi ke daerah utara (Kaliurang dan sekitarnya) katanya ada tsunami, air laut selatan sudah masuk ke wilayah kota Jogja! (hwarakadah..!)

Ditengah kepanikan teman-teman satu kontrakan, saya segera berpikir logis, untuk gempa 'sekecil' itu (skala 5.9) tidak mungkin sanggup mengangkat air laut sampai menembus Jogja. Apalagi dengan kondisi geografis Jogja yang dikelilingi dengan pegunungan, rasanya mustahil air laut bisa 'melompati' pegunungan (hingga detik itu saya belum mengetahui kalau gempa itu ternyata menyebabkan kerusakan yang parah).

Sayangnya saya masih belum bisa menghubungi teman-teman yang ada di daerah Selatan karena jaringan telepon masih mengalami gangguan. Saya langsung berangkat kekampus untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Ternyata jalan-jalan besar sudah dipadati dengan masyarakat yang panik mau mengungsi karena takut Tsunami akan datang. Cerita salah seorang teman yang dari Selatan, pagi pasca gempa pertama, seluruh jalan dipadati dengan motor yang menuju ke Utara, benar-benar kepanikan massa!

Sekitar jam 11-an terjadi lagi gempa susulan, tidak begitu terasa didaerah Selatan, namun daerah Utara yang berdekatan dengan pusat gempa saya rasa sangat terasa.

Setelah itu seorang teman dari daerah Bantul yang berhasil mengungsi ke kampus cerita kalau desa-desa disana banyak yang roboh, rumah-rumah rata dengan tanah, beberapa kampus didaerah Selatan juga rusak parah (sampai saat itu saya masih belum berpikir kalau ada korban jiwa..bodoh ya..?!)

Awalnya masyarakat yang di utara tidak mengetahui kerusakan yang terjadi di Selatan, karena listrik padam dan komunikasi mati. Saya sendiri tahu setelah melihat acara berita sore harinya (di daerah saya listrik sudah menyala), baru mengetahui ternyata korban jiwa mencapai ribuan orang! Beberapa teman yang tinggal disana juga rumahnya ada yang rusak bahkan ada yagn sampai rata dengan tanah.

Di Utara sendiri penduduk masih was-was akan gempa susulan, alhadulillah sampai hari minggu keadaan masih aman-aman saja. Sebelumnya, pada hari sambtu dan minggu beberapa teman dari Pecinta alam Amikom (Mayapala) dan SENAT Mahasiswa sudah terjun langsung kelapangan untuk memberikan bantuan dan menjadi relawan.

Siyalnya, saya sendiri masih terlena dengan keadaan dan malah bersantai ria di kamar dan cuma melihat kejadian di TV (dasar introvert, kurang peka..) Meskipun akhirnya saya mengetahui bahwa korban jiwa dan harta sangat banyak tapi saya belum berniat membantu karena melihat keadaan di daerah Utara yang hampir tidak ada kerusakan berarti.

Sampai saat ini (selasa pagi , 30 Mei) masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan sama sekali! terutama didaerah-daerah terpencil..kekurangan logistik dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat (hujan terus) semakin membuat keadaan memprihatinkan!

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 11:10 PM   0 comments
Sunday, May 21, 2006
CAHAYA PARA WANITA
Para suami dan isteri semakin tidak sanggup untuk saling menanggung pasangannya. Di masa lalu keadaannya tidak seperti ini. Cinta yang mereka miliki memberi mereka cahaya, dan wajah mereka semakin bersinar setiap hari. Karena ibadah mereka kepada Allah membuat para pria dan wanita tersebut dipakaikan pakaian cahaya, kecantikan dan cinta.

Saat ini orang-orang tidak tertarik untuk beribadah kepada Allah. Mereka melalaikan hal tersebut. Sebagai hukumannya, mereka saling merasa bahwa pasangannya tidak menarik (jelek). Mereka hanya mengandalkan kecantikan lahiriah (fisik) yang mirip dengan kecantikan boneka maneqin di etalase toko.

Menyerupai pria dan wanita, memakai pakaian, tapi tak memiliki rasa. Tapi bila seseorang dipakaikan dengan keindahan surgawi, sebagai berkah dari Allah swt, maka tak akan pernah kehilangan kecantikannya walaupun sudah mencapai usia 90 atau 100 tahun. Tidak akan pernah berubah, karena mereka selalu diberi pakaian surgawi !
Para Rasul dengan pengetahuan surgawinya berkata : "Jika seseorang ingin kelihatan cantik atau dipakaikan pakaian kecantikan pada mereka, mereka harus berusaha bangun tengah malam dan subuh " Karena pada waktu-waktu tersebutlah cahaya terang spiritual muncul dan dipakaikan pada orang-orang.

Dan ibadah tengah malam dan subuh mereka akan tampak pada wajahnya. Allah menganugerahkan pada mereka cahaya yang terang dan cinta. Siapapun yang menginginkannya , dapat memohon pada Alah pada waktu-waktu tersebut. Allah swt akan mengirimkan malaikat-malaikat dengan cahaya dan pakaian surgawi. Ia akan memakaikan para hambanya yang beribadah padaNya di bumi, yang melakukan salat dan memuliakanNya
Namun orang-orang sudah melupakan hal ini dan berusaha keras mempercantik wajah dan tubuhnya dengan kosmetik ( menghamburkan jutaan dolar dan Euros ). Membuat bibir mereka tampak seperti bibir keledai ! Mereka berusaha membuat diri mereka lebih muda.

Para remaja tidak berkata bahwa Allah yang memberikan mereka kecantikan, tapi mereka minta untuk memakai kosmetik agar tampak cantik, dan tak akan bisa! Selama para pria diizinkan memandang wanita, mereka akan mengambil kecantikan dari wajah dan tubuh
wanita. Maka para wanita yang berjilbab dan berpakaian menutup aurat , wajah dan tubuhnya akan tetap segar dan cantik, tanpa kosmetik !

Mereka tidak mengerti sumber utama kecantikan itu berasal dari mana. Mereka bertanya kenapa wanita Muslim memakai jilbab. Itu gunanya untuk menjaga kecantikan mereka ! Tapi para wanita sekarang terlalu bodoh! Wanita yang cerdas tidak akan menyia-nyiakan
kecantikannya. Zaman dahulu, para wanita menjaga wajah dan tubuh mereka agar tidak disentuh oleh seseorang yang tidak halal untuk mereka.

Orang-orang yang mengikuti setan dan ajarannya, akan jatuh dalam kesulitan yang merusak spiritual dan fisik manusia. Di masa lalu, spiritual terpelihara jika fisik dijaga. Sehingga semakin banyak kebahagiaan dan kecantikan dianugerahkan pada mereka.

Sekarang para wanita ingin membuka dan memamerkan kecantikan mereka. Tapi mereka tak akan berhasil, karena kecantikan mereka akan cepat memudar ! Terutama para wanita yang bekerja dengan pria. Pandangan para pria tersebut membawa efek buruk bagi mereka dan mereka cepat menjadi tua. Kecantikan para wanita yang bekerja dengan pria akan rusak. Keindahan dan kondisi tubuh mereka menurun dengan pesat.

Sekarang ini banyak sekali wanita yang mengeluh sakit. Misalnya mereka mengatakan terkena kanker. Dan saya bertanya berapa usianya, dan mereka mengatakan, 25 tahun ! Bagaimana bisa begitu ? Terutama para gadis yang masuk universitas dan selalu dekat dengan
pasangannyanya. Saat mereka lulus, kondisi fisik mereka sudah turun. Mereka menunda pernikahan, dan menghabiskan waktu mereka di universitas, belajar untuk mendapat ijazah yang tidak adamanfaatnya ! Cara yang salah untuk manusia, karena mereka mengikuti
ajaran setan ! Dan sekarang negara-negara membuat peraturan bahwa pria dan wanita adalah setara.

Jika kita setara, semua pria harus menjadi wanita ! Itu adalah setara. Allah menciptakan pria sebagai pria dan wanita sebagai wanita. Bagaimana orang bisa mengatakan bahwa pria dan wanita setara ? Kebodohan apa ini ?! Sampai saat ini mereka membuat kesulitan bagi berbagai bangsa. Tapi mereka tak akan berhasil.
(Sumber:milis alumni_assalaam@yahoogroups.com)

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 10:38 PM   1 comments
Saturday, May 20, 2006
Jatuh Cinta
Jatuh Cinta... berjuta rasanya...la..la.la..la...

Jatuh cinta.. berjuta impian..tertawa, bahagia, bersama...

oo..indahnya...

Jatuh cinta ...
-----------------------------------------------------------
Ok, apa yang anda rasakan ketika jatuh cinta?

Kalau saya sih rasanya gak begitu asik..
habis kepala jadi pusing, resah, gelisah. (Haha..terlalu didramatisir ya ..)

Dalam 20 tahun terakhir, ini adalah rasa cinta yang ke-2, yang pertama sebelumnya sih sukses ditolak..
Untuk yang ke-2 ini, tidak ada harapan macam-macam kok.. yeah just wait and see ..

Ok, kalau ada perkembangan lebih lanjut nanti saya tulis lagi deh ..

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 7:49 AM   1 comments
Wednesday, May 17, 2006
Jogja memang Murah
Salah satu alasan utama kenapa Jogja menjadi kota pilihan tempat kuliah, karena Jogja terkenal murah ... semua relatif serba murah!

Dari biaya makan, tempat tinggal (kost), kebutuhan, sampai masalah hiburan anda bisa dapatkan dengan harga terjangkau.

Sangat berbeda dengan kota besar lain (Surabaya, Jakarta, Bandung), misalnya saja dari biaya kost rata2 rp.300.000/bln, kalau Jogja harga segitu sudah mewah banget tuh, lantai keramik+kamar mandi dalem..(rata2 100 - 150rb/bln)

Begitu juga dengan biaya makan, kalau mau berhemat cuma 5000/hari pun cukup (makan 2 kali sehari, minum air putih ^_^)

Biaya kuliah juga tidak mahal-mahal banget lah.. untuk UGM 1 semester rata-rata "cuma" 2,5 juta, UNY cuma 700rb-an (angkatan 2005). Untuk kampus swasta, contohnya tempat saya kuliah per semester cuma bayar sekitar 1,3 juta udah dapat fasilitas lengkap, lab komputer bagus, dan akses internet gratis (via hostpsot)

Untuk UII dan UPN Jogja harganya tidak terpaut jauh kok, per semester cuma 2jt-an..fasilitas yahh cukuplah (kira-kira menengah ke mewah..)

rata-rata dengan biaya sekitar 300rb-500rb/bulan mahasiswa sudah bisa hidup cukup. Apalagi di Jogja sering membuka lowongan kerja sampingan(part time) seperti jaga rental dan jaga warnet. Meskipun sebagian besar gajinya dibawah Upah Minimum (200rb-300rb)

Bandingkan dengan berapa besar biaya hidup di kota besar lainnya ?!!

Image Jogja sebagai kota pelajar dan penghasil SDM yang berkualitas juga menjadi pemicu daya tarik calon mahasiswa, apalagi dari luar pulau jawa.

Bagaimanapun juga, Jogja masih tetap menjadi pilihan bagi calon mahasiswa. Jogja benar-benar murah..

Bagaimana dengan anda, keponakan, anak, sepupu, saudara, anak tetangga anda?

Baca Selengkapnya..
posted by manda @ 6:09 PM   0 comments

Anda Pengunjung ke:

About Me

Manda, seorang mahasiswa yang "masih bodoh", "bau kencur", "gak peka.." terhadap lingkungannya. Mencoba belajar memahami yang terjadi disekelilingnya -di kota Jogja- , dengan menuliskan apa yang diamatinya kesebuah reportase kecil pribadi. Disertai dengan sedikit opini dan harapan terhadap Jogja...

Previous Post
Archives
Friends Blogs
Meet The Master
Search Engine Optimization